SOSIALISASI PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL DI LINGKUNGAN PP AGROWISATA TERPADU TAHFIDZUL QUR’AN IC
Keywords:
Sosialisasi, Kekerasan Seksual, Pondok Pesantren, SantriAbstract
Pemberian edukasi yang inklusif dan pemahaman terkait berbagai jenis kekerasan seksual dapat membantu santri untuk lebih memahami bahaya penyimpangan sosial. Selain itu, upaya lainnya yakni diskusi mengenai isu kekerasan seksual dapat membantu lebih mendalam. Metode yang digunakan penulis sebagai upaya pencegahan kekerasan seksual di lingkungan PP Agrowisata Terpadu Tahfidzul Qur'an IC adalah pemberian materi dan diskusi terkait isu-isu terkini. Metode ini dipilih melalui hasil observasi partisipan serta diskusi dengan pihak pondok pesantren. Berdasarkan hasil test yakni skor rata-rata pengetahuan santri sebelum sosialisasi sebesar 61,87 dengan nilai minimum 0 dan maksimum 100. Sedangkan skor rata-rata pengetahuan santri sesudah sosialisasi sebesar 88,08 dengan nilai minimum 33,30 dan maksimum 100. Berdasarkan skor rata-rata tersebut, terdapat peningkatan pengetahuan pada santri sesudah sosialisasi. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji statistik dengan menggunakan uji Wilcoxon yang menunjukkan nilai p sebesar 0,000 (p0,05). Maka dari itu, terdapat peningkatan yang sangat signifikan pada pengetahuan santri sebelum dan sesudah sosialisasi.






























